Anjing Pengisap Darah Serang Babi

Kamis, 4 Maret 2010 | 07:33 WIB

MALANG, KOMPAS.com – Anjing pengisap darah yang sempat dicurigai sebagai anjing jadi-jadian dan lainnya menyebut srigala liar kembali menggegerkan warga Kabupaten Malang. Kepanikan membuncah setelah anjing misterius itu tidak hanya menyerang kambing tetapi juga mengisap darah babi dan bebek, Rabu (3/3).

Pada 17 Februari, anjing pengisap darah menyerang kambing milik Surateman, 65, warga Dusun Krajan Desa Sumbersekar Kecamatan Dau, yang lalu mati kehabisan darah. Sebanyak 12 ekor kambing dalam satu kandang darahnya habis diisap. Beberapa hari kemudian sejumlah kambing juga mati diisap. Kini anjing pengisap darah menyerang tujuh ekor babi serta membunuh 23 ekor bebek. Anjing-anjing itu sepertinya tidak punya rasa takut, karena membunuh lebih dari 20 bebek hanya 100 meter di depan penggembalanya.

Ketakutan warga terutama semua peternak kambing, babi, bebek, ayam, kelinci bahkan sapi di wilayah Kecamatan Dau Kabupaten Malang semakin menjadi. Jika sebelumnya ada rumor beredar bahwa hewan berbulu hitam dan cokelat tak akan dimangsa, kini dimentahkan dengan adanya serangan terhadap tujuh anak babi yang sebagian memiliki bulu hitam dan kuning. “Saya melihat sendiri ada 3 ekor anjing itu keluar dari kandang anak babi saya. Anjing berbulu kuning mulut dan wajahnya penuh darah, karena Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.